Perak Masih Bertahan di Jalur Hijau
Perak masih mempertahankan kenaikannya mendekati rekor tertinggi dan melonjak sekitar 100% year-to-date di tengah pengetatan pasokan dan ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve AS yang lebih dalam.
Data Bloomberg menunjukkan ETF yang didukung perak bertambah sekitar 200 ton pada hari Selasa, mengangkat total kepemilikan ke level tertinggi sejak 2022 di tengah permintaan yang kuat.
Volume perak yang mencapai rekor juga masuk ke London bulan lalu, memperketat pasokan di pusat-pusat perdagangan lainnya, sementara persediaan di gudang Shanghai Futures Exchange turun ke level terendah dalam satu dekade.
Sementara itu, The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin minggu depan, dengan pasar juga memperkirakan tiga pemangkasan tambahan sebesar seperempat poin tahun depan.
Harga Perak pada saat analisis ini di rilis berada di level $ 58.014
- Beli jika harga berada pada level $ 57.914
- Jual jika harga berada pada level $ 58.100
Resistance 2: $ 58.294
Resistance 1: $ 58.154
Support 1: $ 57.874
Support 2: $ 57.734
Pernyataan : Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id