Apa yang Mendorong Harga Naik di Sesi Asia?
Harga emas kembali naik pada sesi Asia hari Rabu(3/12) setelah bertahan di area $4.164, mendekati level tertingginya sejak akhir Oktober. Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi kuat bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga minggu depan. Spekulasi bahwa pengganti Jerome Powell mungkin lebih dovish juga membuat dolar AS melemah, sehingga memberi ruang bagi emas - yang tidak menawarkan imbal hasil - untuk menguat.
Selain faktor suku bunga, ketegangan geopolitik seperti konflik Rusia-Ukraina membuat investor kembali melirik emas sebagai aset aman. Meski sentimen di pasar saham cukup positif, banyak pelaku pasar menunggu data ekonomi AS yang akan dirilis minggu ini, termasuk laporan ADP, PMI Jasa ISM, dan terutama data inflasi PCE pada hari Jumat yang bisa menentukan arah harga emas selanjutnya.
Harga Emas pada saat analisis ini dirilis berada pada level $4.221
- Beli jika harga berada di level $4.228
- Jual jika harga berada di level $4.214
Resistensi 2: $4.242
Resistensi 1: $4.235
Support 1: $4.207
Support 2: $4.200
Pernyataan:
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi yang pasti. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknis dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber : Newsmaker.id