Fed Siap Turun Suku Bunga, Minyak Ikut Panas?
Harga minyak Brent masih bergerak di area yang relatif kuat karena pasar lagi fokus ke risiko pasokan dan ekspektasi penurunan suku bunga. Di sisi pasokan, pasar masih waspada terhadap ketegangan geopolitik di beberapa wilayah produsen utama dan kebijakan produksi negara-negara OPEC+. Selama pasar melihat pasokan berpotensi ketat atau minimal tidak melimpah, harga minyak cenderung mendapat dukungan karena trader khawatir kalau terjadi gangguan suplai mendadak.
Di sisi lain, dari faktor permintaan, harapan bahwa The Fed dan bank sentral lain akan mulai menurunkan suku bunga membuat outlook ekonomi global sedikit lebih positif. Suku bunga yang lebih rendah biasanya bisa mendukung aktivitas ekonomi dan konsumsi energi dalam jangka menengah, sehingga jadi alasan tambahan kenapa harga minyak masih bertahan. Namun, kekhawatiran soal perlambatan ekonomi di beberapa negara besar tetap membatasi kenaikan, sehingga pergerakan minyak hari ini cenderung fluktuatif tapi masih ditopang sentimen positif dari sisi kebijakan moneter dan risiko pasokan.
Harga minyak pada saat analisis ini adalah $ 63.10
- Beli jika harga bergerak dalam kisaran $ 63.20
- Jual jika harga bergerak dalam kisaran $ 63.00
Resistance 2: $ 63.40
Resistance 1: $ 63.30
Support 1: $ 62.90
Support 2: $ 62.80
Pernyataan
Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi apa pun.
Sumber: Newsmaker.id