Stok AS Naik, Harga Minyak Turun
Harga minyak turun tipis setelah laporan menunjukkan stok minyak mentah AS naik tajam. Brent untuk pengiriman Januari bergerak di sekitar US$64,6 per barel, sementara WTI Desember di kisaran US$60,4. Data American Petroleum Institute mencatat kenaikan persediaan sekitar 4,4 juta barel, yang bisa membuat stok minyak AS menyentuh level tertinggi lebih dari lima bulan, meski pasar juga masih memantau dampak sanksi Barat terhadap produsen Rusia Rosneft dan Lukoil.
Secara tren, minyak memang sudah melemah tahun ini karena kekhawatiran pasokan global bakal melampaui permintaan. IEA memprediksi potensi kelebihan pasokan tahun depan, didukung produksi tinggi dari OPEC+ dan negara lain, sementara hampir 1,4 miliar barel minyak kini tercatat sedang diangkut atau disimpan di tanker. Alhasil, harga minyak tetap terjebak di kisaran sempit, diapit cerita surplus pasokan dan risiko geopolitik Rusia.(asd)
Harga minyak Brent berada di level $64.56 pada saat artikel ini ditulis.
- Beli jika harga bergerak dalam kisaran $64.66
- Jual jika harga bergerak dalam kisaran $64.56
Resistance 2: $64.87
Resistance 1: $64.77
Support 1: $64.46
Support 2: $64.36
Peringatan: Artikel ini bersifat analitis dan bukan referensi definitif. Pertimbangkan perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber: Newsmaker.id