
Trending

Dolar AS
Sumber: Newsmaker.id
Indeks dolar AS bertahan di sekitar 99,00 pada perdagangan Selasa setelah menguat pada sesi sebelumnya. Greenback mendapat dukungan dari permintaan safe haven menyusul langkah Washington memperketat sanksi terhadap Iran dan berupaya memutus Teheran dari sistem keuangan global.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin mengumumkan rencana memperluas tekanan terhadap negara maupun entitas yang masih berbisnis dengan Iran. Langkah tersebut sekaligus menegaskan posisi dolar sebagai mata uang utama dalam perdagangan dan sistem keuangan internasional.
Meski demikian, dolar masih berada dekat level terendah tiga bulan. Tekanan muncul setelah Departemen Keuangan AS memperluas program buyback obligasi jangka panjang untuk meredam kenaikan biaya pinjaman. Pasar menilai langkah ini mungkin hanya menjadi solusi sementara dan justru kembali memunculkan kekhawatiran terhadap beban utang pemerintah AS.
Kondisi tersebut membuat pergerakan dolar berada dalam tarik-menarik. Di satu sisi, eskalasi sanksi Iran mendorong arus safe haven ke dolar. Di sisi lain, risiko fiskal AS dan kebijakan buyback Treasury masih membatasi ruang penguatan greenback.