
Trending

audusd
Sumber: Newsmaker.id
Dolar Australia bergerak relatif stabil terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (7/9), dengan pasangan AUD/USD berada di sekitar 0,7202. Pergerakan Aussie cenderung terbatas setelah data tenaga kerja Amerika Serikat yang kuat meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve, tetapi dolar AS belum mampu memperoleh momentum penguatan yang signifikan. Secara bulanan, dolar Australia masih mencatat penguatan sekitar 2,1%, menunjukkan bahwa tekanan terhadap AUD sejauh ini masih relatif terbatas.
Tekanan terhadap AUD/USD terutama datang dari laporan Non-Farm Payrolls AS Agustus yang menunjukkan penambahan 162.000 pekerjaan, jauh di atas ekspektasi pasar. Data tersebut mendorong peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan September menjadi sekitar 57%. Meski demikian, dolar AS justru hanya mendapat sedikit dukungan karena investor masih mempertimbangkan kekhawatiran terhadap utang AS, ketidakpastian kebijakan, serta kemungkinan bank sentral besar lainnya juga akan memperketat kebijakan moneter.
Dari Australia, dolar Aussie masih memperoleh dukungan dari ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia akan mempertahankan kebijakan moneter ketat. Inflasi Australia memang melambat menjadi 3,5% pada Juli dari 3,8% sebelumnya, tetapi masih berada di atas target RBA sebesar 2%–3%. Risalah pertemuan RBA juga menunjukkan bahwa bank sentral menilai inflasi masih terlalu tinggi dan tekanan permintaan dalam perekonomian belum sepenuhnya mereda, sehingga peluang pelonggaran kebijakan dalam waktu dekat tetap terbatas.
Sentimen global juga memberikan pengaruh campuran terhadap dolar Australia. Kenaikan harga minyak akibat kembali memanasnya konflik Amerika Serikat dan Iran meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global dan prospek suku bunga yang lebih tinggi. Di sisi lain, penguatan sejumlah saham teknologi Asia menunjukkan minat terhadap aset berisiko belum sepenuhnya hilang. Kondisi ini membantu mata uang sensitif risiko seperti dolar Australia bertahan meskipun ekspektasi kenaikan bunga The Fed meningkat.
Arah AUD/USD selanjutnya kemungkinan akan ditentukan oleh data inflasi Amerika Serikat pekan ini, terutama PPI dan CPI. Inflasi yang lebih panas dari perkiraan dapat memperkuat peluang kenaikan suku bunga Fed, mengangkat yield Treasury dan membuka tekanan terhadap AUD/USD. Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dapat mengurangi ekspektasi pengetatan Fed dan memberikan peluang bagi Aussie untuk kembali menguji area yang lebih tinggi. Untuk sementara, level 0,7200 menjadi area psikologis penting dalam menentukan apakah AUD/USD mampu mempertahankan momentum penguatannya.(CP)