Saham Hong Kong Sentuh Tertinggi Dua Pekan, Didukung Wall Street dan Minyak Turun
Saham Hong Kong menguat tajam pada Selasa pagi, dengan indeks naik 365 poin atau 1,4% ke 26.192 dan menyentuh level tertinggi dalam dua pekan. Kenaikan memperpanjang reli sesi sebelumnya di tengah perbaikan sentimen global.
Dorongan utama datang dari rebound Wall Street semalam serta harga minyak yang turun kembali ke bawah US$100 per barel. Penurunan minyak membantu meredakan kekhawatiran inflasi dan memberi ruang bagi aset berisiko.
Di China, saham bergerak naik tipis setelah melemah beberapa waktu terakhir, ditopang data aktivitas Januari–Februari yang dinilai solid. Industri, penjualan ritel, dan investasi aset tetap sama-sama menunjukkan kenaikan, sehingga membantu memperbaiki persepsi terhadap momentum pemulihan.
Di bursa Hong Kong, seluruh sektor menguat, dipimpin saham teknologi dan properti. Namun, penguatan tertahan oleh sikap hati-hati menjelang penetapan suku bunga pinjaman (loan prime rate/LPR) China pekan ini.
Pada Februari, PBoC mempertahankan LPR di level terendah sepanjang masa untuk bulan kesembilan berturut-turut. Pasar menilai keputusan berikutnya akan menjadi penentu apakah dukungan kebijakan akan ditingkatkan atau tetap stabil.
Dari sisi geopolitik, konflik Iran masih menjadi faktor risiko yang membayangi prospek pertemuan Trump–Xi Jinping yang direncanakan akhir bulan ini. Di antara saham yang menonjol, Pop Mart naik 4,8%, Zijin Gold 4,6%, Meituan 4,2%, Xiaomi 3,8%, dan Laopu Gold 3,3%.(asd)
Sumber: Newsmaker.id