• Fri, Mar 13, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

30 October 2025 04:03  |

Dow Jones Sentuh Rekor, Lalu Anjlok Usai Pernyataan Powell

Indeks Dow Jones Industrial Average berbalik arah dengan cepat pada hari Rabu (29/10), menyentuh rekor tertinggi di awal sesi sebelum berbalik arah setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengindikasikan bahwa bank sentral mungkin tidak akan memangkas suku bunga lagi pada tahun 2025.

Indeks blue-chip ditutup melemah 74,37 poin, atau 0,2%, menjadi 47.632,00, sementara S&P 500 berakhir melemah beberapa poin menjadi 6.890,59. Nasdaq Composite berkinerja lebih baik, naik 0,55% ke rekor penutupan baru di 23.958,47, ditopang oleh kenaikan saham Nvidia. Dow Jones Industrial Average sempat naik 334 poin, menyentuh rekor tertinggi baru sebelum berbalik melemah. The Fed menurunkan suku bunga acuan pinjaman semalam sebesar seperempat poin persentase pada akhir pertemuan kebijakan dua hari Rabu sore, menempatkannya dalam kisaran antara 3,75% hingga 4%. Ini menandai kedua kalinya tahun ini bank sentral memangkas suku bunga. Sebelum keputusan tersebut, investor bertaruh pada pemotongan seperempat poin lagi pada pertemuan The Fed bulan Desember.

Namun Powell meruntuhkan ekspektasi pasar setelah mengatakan bahwa terdapat "pandangan yang sangat berbeda tentang bagaimana melanjutkan pada bulan Desember" selama diskusi komite dalam pertemuan tersebut. "Penurunan lebih lanjut dalam suku bunga kebijakan pada pertemuan Desember bukanlah kesimpulan yang sudah pasti. Jauh dari itu," katanya.

Imbal hasil Treasury 10-tahun melonjak kembali di atas 4% setelah komentar Powell tentang pertemuan Desember. Saham-saham yang berpotensi merugi akibat suku bunga yang lebih tinggi memimpin pergerakan di pasar. Saham konsumen seperti Costco dan McDonald's menurun. Visa dan Mastercard juga turun.

Secara keseluruhan, Powell mengindikasikan bahwa apa yang harus dilakukan pada pertemuan Desember masih belum pasti, menambahkan bahwa inflasi tidak terlalu jauh dari target The Fed. (Arl)

Sumber: Cnbc.com

Related News

MARKET UPDATE

Pasar Asia Cenderung Hati-Hati, Pasca Rilis Data AS

Pasar saham Asia dibuka tanpa arah yang jelas pada Rabu (6/8), setelah data sektor jasa AS yang melemah memicu ketidakpastian...

6 August 2025 07:48
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Bursa Asia Merah, SoftBank Rontok 10%

Pasar saham Asia kompak melemah pada Rabu, setelah investor mencerna data perdagangan Jepang dan terbentuknya pemerintahan ba...

22 October 2025 08:44
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun karena Batas Waktu Tarif Trump Mendekat

Saham Asia merosot saat pembukaan karena Gedung Putih terus maju dengan tarif besar-besaran pada mitra dagang termasuk pungut...

9 April 2025 07:25
BIAS23.com NM23 Ai