• Thu, Mar 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

11 October 2025 03:29  |

Wall Street Runtuh, Sentimen Perang Dagang Memanas

Saham AS anjlok pada Jumat (10/10) pasca Presiden Donald Trump mengancam kenaikan tarif besar-besaran untuk barang Tiongkok dan membuka peluang membatalkan pertemuan dengan Presiden Xi.

Indeks S&P 500 merosot 2,7%, Dow Jones turun 879 poin (−1,9%), dan Nasdaq jatuh 3,6%, menghapus kenaikan mingguan meski sempat cetak rekor. Trump menuding Beijing memakai kendali ekspor tanah jarang untuk dominasi pasar, memicu kembali kekhawatiran perang dagang AS–Tiongkok.

Sektor teknologi dan semikonduktor memimpin pelemahan: AMD −7,8%, Nvidia −5%, Qualcomm −7,3% usai terseret isu penyelidikan antimonopoli di Tiongkok. Tekanan jual kian berat karena shutdown pemerintah AS yang memasuki hari ke-10 menunda rilis data ekonomi dan menambah ketidakpastian.

Sepanjang pekan, S&P 500 dan Nasdaq turun lebih dari 1%, sementara Dow melemah sekitar 2%.(yds)

Source: Tradingeconomics

 

Related News

MARKET UPDATE

Pasar Asia Cenderung Hati-Hati, Pasca Rilis Data AS

Pasar saham Asia dibuka tanpa arah yang jelas pada Rabu (6/8), setelah data sektor jasa AS yang melemah memicu ketidakpastian...

6 August 2025 07:48
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun karena Batas Waktu Tarif Trump Mendekat

Saham Asia merosot saat pembukaan karena Gedung Putih terus maju dengan tarif besar-besaran pada mitra dagang termasuk pungut...

9 April 2025 07:25
MARKET UPDATE

Bursa Saham Asia Berfluktuasi karena Petunjuk tentang Kering...

Bursa saham tetap bergejolak di Asia setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengisyaratkan pemerintahan Trump akan men...

5 March 2025 07:32
BIAS23.com NM23 Ai