Asia Menguat, AI Nyalakan Rally
Saham Asia dibuka naik mengikuti reli Wall Street yang dipacu euforia AI-S&P 500 +0,6% dan Nasdaq 100 +1,2%. Jepang dan Australia memimpin kenaikan, sementara ADR Tiongkok +0,9% jelang buka kembali bursa daratan usai Golden Week. Yen nyaris datar setelah menyentuh level terlemah sejak Februari, memicu spekulasi intervensi.
Di komoditas, emas turun tipis namun tetap di atas $4.000/oz karena aksi ambil untung dan meredanya permintaan safe haven menyusul sinyal rencana damai Gaza. Minyak juga melemah di tengah fokus pada perdamaian dan data persediaan AS. Futures saham AS menguat sekitar 0,1%. Di sisi sentimen, Nvidia memimpin mega-cap setelah CEO Jensen Huang menyebut permintaan chip Blackwell “sangat, sangat” tinggi; namun musim laporan kinerja akan menguji valuasi yang sudah menanjak.
Fokus regional tertuju ke Tiongkok: antusiasme AI beradu dengan sinyal konsumsi yang masih hati-hati-perjalanan darat menggantikan penerbangan dan penjualan bioskop mengecewakan. CSI 300 sudah naik 5 bulan beruntun hingga September (+18% YTD), dipimpin saham chip (DeepSeek, rencana Huawei menggandakan produksi chip AI). Dari kebijakan, risalah The Fed menunjukkan kesiapan memangkas suku bunga lebih lanjut namun tetap data-dependent karena inflasi, sementara indeks dolar menguat ke level tertinggi sejak Agustus.
Poin penting
Asia naik mengikuti reli AI di Wall Street; Jepang & Australia memimpin.
Emas dan minyak terkoreksi tipis; emas tetap >$4.000/oz.
Nvidia menguat; musim laporan keuangan akan menguji euforia AI.
Tiongkok buka kembali: AI hype vs konsumsi yang masih lemah.
Fed condong memangkas lagi, tetapi tetap bergantung data; dolar menguat. (az)
Sumber: Newsmaker.id