Saham Eropa Stabil, Bursa Prancis Melemah
Saham-saham di Eropa bergerak stabil pada awal pekan ini, sementara indeks CAC 40 di Prancis turun 0,7%. Penurunan ini terjadi setelah Presiden Emmanuel Macron menunjuk kabinet baru yang sebagian besar tidak berubah. Keputusan ini mendapat kritik keras dari partai oposisi dan meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas politik di Prancis.
Analis dari Pictet Asset Management, Christopher Dembik, menyebut bahwa pasar mungkin tidak akan tenang terlalu lama. Menurutnya, masa depan pemerintahan Macron tampak tidak pasti. Ada kemungkinan pemilu baru diadakan, meskipun Macron juga bisa saja menunda perubahan besar hingga masa jabatannya berakhir pada 2027.
Di sektor saham, emiten energi menunjukkan performa terbaik setelah harga minyak naik, menyusul keputusan OPEC+ untuk menambah produksi meski dalam jumlah kecil. Sebaliknya, saham-saham di sektor produk konsumen menjadi yang paling tertekan pada hari itu.
Beberapa saham individu juga menarik perhatian. Saham Aston Martin anjlok hampir 9% setelah perusahaan kembali memangkas proyeksi keuangannya akibat tarif AS dan lemahnya permintaan global. Sementara itu, saham Stellantis naik 2,2% setelah mengumumkan rencana investasi sekitar $10 miliar di Amerika Serikat. Para investor kini menunggu perkembangan politik di AS, termasuk potensi shutdown pemerintah, yang bisa memengaruhi arah suku bunga dan data ekonomi mendatang.(asd)
Sumber: Newsmaker.id