• Thu, Mar 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

2 October 2025 07:36  |

Saham Asia Naik, Chip Memimpin; Pasar Santai Hadapi Shutdown AS

Bursa Asia dibuka menguat mengikuti reli global yang membawa indeks dunia ke rekor baru, meski AS memasuki government shutdown pertama dalam nyaris tujuh tahun. Jepang, Korea Selatan, dan Australia kompak hijau, dengan sektor chip dan teknologi jadi penopang utama. Di Seoul, Samsung Electronics dan SK Hynix melonjak setelah meneken kesepakatan pasokan awal untuk proyek OpenAI “Stargate.” Di Wall Street, S&P 500 naik 0,3% dan Nasdaq 100 bertambah 0,5%, ikut mengangkat indeks acuan global MSCI ke puncak baru.

Di pasar obligasi, Treasury mempertahankan penguatan setelah data ketenagakerjaan swasta yang lemah memperkuat taruhan pemangkasan suku bunga The Fed bulan ini. Imbal hasil US Treasury 10-tahun turun 1 bps ke 4,09%, sementara indeks dolar Bloomberg cenderung stabil. Emas melemah tipis setelah sempat mencetak rekor tertinggi.

Shutdown menimbulkan risiko “blackout data” bagi The Fed, sehingga pelaku pasar mengandalkan rilis swasta seperti ADP yang menunjukkan penurunan tak terduga pada payrolls September—menambah keyakinan pasar terhadap dua kali pemangkasan suku bunga tahun ini. Aktivitas pabrik AS versi ISM juga masih kontraksi untuk bulan ketujuh beruntun, sementara JOLTS menandakan permintaan tenaga kerja yang mendingin. Sejumlah ekonom, termasuk dari Berenberg, menilai The Fed masih cukup informasi untuk memberikan “insurance cut” 25 bps di Oktober meski NFP tertunda.

Walau begitu, banyak investor menilai shutdown biasanya singkat dan dampaknya terbatas ke ekonomi. Yang membedakan episode kali ini adalah wacana PHK permanen untuk pegawai federal non-esensial—sesuatu yang dinilai bisa memperpanjang hambatan di sektor publik jika benar terjadi. Di sisi lain, sebagian pelaku pasar seperti Citigroup menilai dampak ke saham baru terasa jika shutdown berlarut-larut, memicu PHK besar, atau terjadi guncangan di pasar obligasi yang merembet ke ekuitas. Platinum dan palladium ikut melemah.(Ads)

Source: Newsmaker.id

Related News

MARKET UPDATE

Pasar Asia Cenderung Hati-Hati, Pasca Rilis Data AS

Pasar saham Asia dibuka tanpa arah yang jelas pada Rabu (6/8), setelah data sektor jasa AS yang melemah memicu ketidakpastian...

6 August 2025 07:48
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun karena Batas Waktu Tarif Trump Mendekat

Saham Asia merosot saat pembukaan karena Gedung Putih terus maju dengan tarif besar-besaran pada mitra dagang termasuk pungut...

9 April 2025 07:25
MARKET UPDATE

Bursa Saham Asia Berfluktuasi karena Petunjuk tentang Kering...

Bursa saham tetap bergejolak di Asia setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengisyaratkan pemerintahan Trump akan men...

5 March 2025 07:32
BIAS23.com NM23 Ai