Eropa Berkilau di September
Saham Eropa diperkirakan menutup bulan September dengan hasil paling kuat dalam enam tahun terakhir. Hingga Selasa pagi waktu London, indeks Stoxx Europe 600 tercatat hampir naik 1% sepanjang bulan, meski perdagangan masih bergerak sempit dalam empat bulan terakhir. Optimisme terhadap ketangguhan ekonomi AS dan prospek penurunan suku bunga The Fed mendorong selera risiko investor, meski sebagian pelaku pasar tetap berhati-hati menjelang potensi penutupan pemerintah AS.
Kinerja sektor saham cukup bervariasi. Saham jasa keuangan dan media tampil positif, sementara energi dan kimia mengalami pelemahan. Beberapa saham individu mengalami pergerakan tajam, seperti Asos Plc yang turun 10% akibat prospek pendapatan yang mengecewakan, serta saham kayu Stora Enso Oyj dan UPM-Kymmene Oyj yang anjlok setelah Trump mengenakan tarif baru pada produk kayu impor. Sementara itu, indeks Euro Stoxx 50 mendekati level rekor yang sempat tercapai pada Maret lalu.
Meski sentimen jangka pendek terlihat positif, sejumlah analis masih menekankan risiko ke depan. Roland Kaloyan, kepala strategi ekuitas Eropa di Societe Generale, memperkirakan Stoxx 600 bisa turun sekitar 4% ke level 530 poin pada akhir tahun, karena pertumbuhan laba perusahaan diprediksi tidak sekuat perkiraan. Di sisi geopolitik, saham pertahanan UBS Group AG bergerak tipis setelah Presiden AS Donald Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu menyepakati rencana 20 poin untuk mengakhiri perang di Gaza. (az)
Sumber: Newsmaker.id