Saham Eropa Stabil Jelang Data Inflasi AS & Jerman
Saham Eropa bergerak mendatar saat investor menanti data inflasi kunci dari AS dan Jerman untuk mencari petunjuk arah suku bunga dan kesehatan kedua ekonomi.
Stoxx 600 nyaris tak berubah pada 08:23 pagi di London. Sektor energi dan properti memimpin kenaikan, sementara perbankan menjadi penekan utama. Saham bank Inggris—termasuk NatWest, Lloyds, HSBC, dan Barclays—melemah setelah sebuah think tank menyarankan bahwa Kanselir Keuangan Rachel Reeves dapat menghimpun miliaran pound melalui pajak windfall pada bank komersial.
Di antara saham yang menonjol, Remy Cointreau SA menjadi sorotan setelah produsen cognac asal Prancis itu menaikkan prospek laba karena memperkirakan dampak tarif AS yang lebih kecil. Indeks acuan Eropa berada di jalur membukukan salah satu kinerja Agustus terbaik sejak 2021, ditopang laba korporasi yang tangguh dan optimisme terhadap pemangkasan suku bunga The Fed. Namun, kekhawatiran atas lanskap politik di Prancis membuat pasar lebih berhati-hati. Sementara itu, inflasi Prancis kembali melambat di bawah target 2% ECB pada Agustus karena pelemahan harga jasa. Pembacaan CPI Jerman akan dirilis kemudian hari, disusul indeks PCE AS—ukuran inflasi pilihan The Fed.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id