• Thu, Mar 12, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

22 August 2025 03:38  |

Risiko Volatilitas Mengintai: Wall Street Terkoreksi

Indeks-indeks utama Wall Street melemah pada hari Kamis (21/8) karena investor mengkhawatirkan pernyataan hawkish dari Ketua Federal Reserve pada hari Jumat yang dapat memicu volatilitas, sementara hasil kuartalan peritel besar Walmart meredam sentimen.

Semua mata tertuju pada Simposium Kebijakan Ekonomi Jackson Hole di mana Ketua Fed Jerome Powell dijadwalkan berpidato pada hari Jumat pukul 10.00 ET. Para pedagang akan memantau dengan saksama pidatonya untuk mendapatkan petunjuk tentang pemotongan suku bunga AS pada bulan September menyusul pelemahan pasar tenaga kerja baru-baru ini.

Para pedagang telah mengurangi taruhan pada pemotongan suku bunga 25 basis poin pada bulan September menjadi 79% dari 99,9% minggu lalu, menurut data yang dikumpulkan oleh LSEG.

Volume perdagangan yang tipis di bulan Agustus kemungkinan akan memperkuat pergerakan pasar setelah komentar Powell.

Volume di bursa AS mencapai 12,28 miliar lembar saham pada hari Kamis, dibandingkan dengan rata-rata 17,08 miliar lembar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Beberapa pembuat kebijakan, termasuk Presiden Fed Cleveland Beth Hammack, Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic, dan Presiden Fed Kansas City Jeffrey Schmid, telah mengambil sikap hati-hati dan mengakui perlunya tetap bergantung pada data.

Dow Jones Industrial Average turun 152,81 poin, atau 0,34%, menjadi 44.785,50, S&P 500 turun 25,61 poin, atau 0,40%, menjadi 6.370,17, dan Nasdaq Composite turun 72,54 poin, atau 0,34%, menjadi 21.100,31.

Sebuah laporan sektor swasta menunjukkan aktivitas bisnis meningkat pesat pada bulan Agustus, mencerminkan lingkungan yang kompleks bagi bank sentral AS, yang akan membahas suku bunga bulan depan. Laporan lain juga menunjukkan penjualan rumah di AS pada bulan Juli secara tak terduga meningkat.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS naik setelah laporan tersebut, yang juga memberikan tekanan pada saham. (Arl)

Sumber: Reuters

Related News

MARKET UPDATE

Pasar Asia Cenderung Hati-Hati, Pasca Rilis Data AS

Pasar saham Asia dibuka tanpa arah yang jelas pada Rabu (6/8), setelah data sektor jasa AS yang melemah memicu ketidakpastian...

6 August 2025 07:48
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun karena Batas Waktu Tarif Trump Mendekat

Saham Asia merosot saat pembukaan karena Gedung Putih terus maju dengan tarif besar-besaran pada mitra dagang termasuk pungut...

9 April 2025 07:25
MARKET UPDATE

Bursa Saham Asia Berfluktuasi karena Petunjuk tentang Kering...

Bursa saham tetap bergejolak di Asia setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengisyaratkan pemerintahan Trump akan men...

5 March 2025 07:32
BIAS23.com NM23 Ai