Profit Taking di Teknologi, Nasdaq & S&P Merosot
Nasdaq dan S&P 500 melemah pada hari Rabu (20/8) karena investor menjual saham teknologi dan beralih ke sektor yang nilainya lebih rendah, sembari menunggu pernyataan dari pejabat Federal Reserve di simposium Jackson Hole minggu ini.
Saham-saham teknologi, yang menjadi pendorong utama pemulihan dari aksi jual Wall Street pada bulan April, telah melemah. Indeks teknologi S&P 500 memangkas penurunan awal dan menutup sesi dengan penurunan 0,8%.
Tujuh dari 11 sektor S&P 500 menguat, dipimpin oleh sektor energi, perawatan kesehatan, dan barang konsumsi pokok.
Dow Jones Industrial Average naik 16,04 poin, atau 0,04%, menjadi 44.938,31, S&P 500 turun 15,59 poin, atau 0,24%, menjadi 6.395,78, dan Nasdaq Composite turun 142,09 poin, atau 0,67%, menjadi 21.172,86.
Volume perdagangan di bursa saham AS relatif rendah, dengan 15,5 miliar lembar saham diperdagangkan, dibandingkan dengan rata-rata 17,7 miliar lembar saham selama 20 sesi sebelumnya.
Para analis yang menyebutkan faktor-faktor lain di balik aksi jual saham teknologi menyebutkan komentar CEO OpenAI Sam Altman pekan lalu tentang saham-saham kecerdasan buatan yang "tergelembung," dan sebuah studi dari Massachusetts Institute of Technology yang menunjukkan banyak perusahaan teknologi kesulitan mengubah AI menjadi laba aktual.
Beberapa investor juga mengkhawatirkan campur tangan pemerintah di sektor swasta. Pemerintahan Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk mengambil alih saham di perusahaan-perusahaan chip seperti Intel, beberapa minggu setelah kesepakatan pembagian pendapatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Nvidia dan AMD. (Arl)
Sumber: Reuters