Saham AS Melemah Jelang Rilis CPI, Penangguhan Tarif Diperpanjang
Bursa saham AS ditutup melemah pada Senin (11/8) seiring pelaku pasar bersiap menghadapi pekan yang padat data ekonomi dan perkembangan geopolitik.
Indeks S&P 500 turun 0,2%, Dow Jones melemah 199 poin, dan Nasdaq 100 terkoreksi 0,3% setelah pekan lalu mencatat reli kuat yang membawa indeks teknologi tersebut mencetak rekor penutupan beruntun.
Sementara investor menantikan rilis indeks harga konsumen (CPI) bulan Juli pada Selasa dan indeks harga produsen (PPI) pada Kamis, yang akan menjadi indikator penting bagi keputusan suku bunga The Fed di September.
Pasar saat ini memperkirakan peluang tinggi pemangkasan suku bunga bulan depan.
Dari sisi perdagangan, Presiden AS Donald Trump memperpanjang penangguhan tarif barang-barang Tiongkok selama 90 hari dan mengonfirmasi kesepakatan yang mewajibkan Nvidia dan AMD menyerahkan 15% pendapatan dari penjualan chip AI tertentu ke Tiongkok kepada pemerintah AS.
Trump juga menegaskan bahwa impor emas tidak akan dikenakan tarif, meredakan kekhawatiran pasar terkait emas batangan asal Swiss.
Di sektor teknologi, pergerakan saham bervariasi: Intel menguat setelah kabar CEO-nya akan mengunjungi Gedung Putih, Micron naik usai menaikkan proyeksi laba, sedangkan Apple melemah 1,4% setelah mencatat pekan terbaiknya dalam lebih dari lima tahun.(yds)
Sumber: Trading Economics