Pasar Asia-Pasifik Bergerak Campuran di Tengah Ancaman Tarif
Pasar saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka dengan pergerakan campuran pada Kamis pagi, setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan mengenakan tarif 100% terhadap impor semikonduktor. Namun, perusahaan yang membangun fasilitas produksi di Amerika Serikat akan dikecualikan dari tarif tersebut.
Meski begitu, belum ada kejelasan soal seberapa besar komitmen produksi di AS yang dibutuhkan agar sebuah perusahaan bisa lolos dari kebijakan tarif itu. Ketidakpastian ini membuat investor di kawasan masih berhati-hati dalam menyikapi potensi dampak terhadap sektor teknologi.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 tercatat datar sementara indeks Topix naik tipis 0,19% pada pukul 08.06 pagi waktu Singapura. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan turun 0,12%, dan indeks Kosdaq tidak menunjukkan perubahan berarti.
Di Australia, indeks acuan S&P/ASX 200 juga bergerak datar. Pergerakan pasar yang variatif mencerminkan sikap hati-hati investor terhadap ketegangan perdagangan global dan bagaimana kebijakan AS tersebut akan memengaruhi rantai pasok semikonduktor di kawasan Asia.(ayu)
Sumber: Newsmaker.id