Indeks S&P 500 Catat Rekor Penutupan Kelima Beruntun
Indeks S&P 500 naik 0,4% pada hari Jumat (25/7), yang mencatat penutupan rekor kelima secara berturut-turut — rekor terpanjang dalam lebih dari satu tahun. Nasdaq 100 menguat 0,2% setelah sempat menyentuh level tertinggi intraday.
Dow Jones menguat 208 poin seiring investor mencerna sejumlah perkembangan perdagangan global dan laporan keuangan perusahaan. Optimisme seputar pembicaraan dagang menjadi pendorong utama reli pasar, dengan Presiden Donald Trump dijadwalkan bertemu Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada hari Minggu, di tengah harapan tercapainya kesepakatan antara AS dan Uni Eropa.
Kesepakatan dagang juga berhasil dicapai dengan Jepang, Indonesia, dan Filipina menjelang batas waktu tarif pada 1 Agustus, meskipun negosiasi dengan Kanada dilaporkan mengalami kebuntuan.
Kinerja positif dari Alphabet dan Verizon turut mengangkat sentimen pasar, sementara saham Intel menekan sektor teknologi setelah perusahaan memperingatkan potensi kerugian dan mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja.
Para trader kini mengalihkan perhatian ke pertemuan Federal Reserve pekan depan serta laporan keuangan penting dari sejumlah raksasa teknologi seperti Apple, Meta, dan Microsoft.
Secara mingguan, Dow Jones naik 1,3%, sementara Nasdaq dan S&P 500 masing-masing menguat 1,2% dan 1,6%.(yds)
Sumber: Trading Economics