• Wed, Mar 11, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

24 July 2025 20:50  |

Rekor Lagi! Saham Teknologi Dorong Nasdaq & S&P 500 Naik ke Puncak Baru

S&P 500 dan Nasdaq Composite menguat tipis pada hari Kamis (24/7) setelah hasil kuartalan terbaru Alphabet lebih baik dari perkiraan.

Indeks pasar umum diperdagangkan relatif datar, sementara Nasdaq yang didominasi saham teknologi naik 0,1%, dengan kedua indeks mencetak rekor tertinggi intraday baru. Dow Jones Industrial Average turun 307 poin, atau 0,7%, terbebani oleh saham IBM yang merosot 9% setelah pendapatan perangkat lunak kuartal kedua-nya tidak memenuhi ekspektasi.

Alphabet naik 3% setelah membukukan laba dan pendapatan kuartal kedua yang melampaui ekspektasi, memperkuat kenaikan di S&P 500 dan Nasdaq.

Seiring dengan IBM, kenaikan tertahan oleh penurunan di Tesla, yang turun hampir 9% setelah pendapatan otomotif turun untuk kuartal kedua berturut-turut.

Investor juga mengalihkan perhatian mereka pada perseteruan yang sedang berlangsung antara Presiden Donald Trump dan Federal Reserve. Gedung Putih mengatakan bahwa Presiden Donald Trump akan mengunjungi The Fed pada hari Kamis, meningkatkan tekanan terhadap Ketua Jerome Powell.

Ini adalah pertama kalinya dalam hampir dua dekade seorang presiden Amerika akan melakukan kunjungan resmi ke bank sentral.

Saham-saham menunjukkan kinerja yang kuat pada hari Rabu, didorong oleh kemajuan dalam perundingan perdagangan.

S&P 500 naik 0,78%, mencapai rekor penutupan ke-12 tahun ini. Dow Jones Industrial Average naik 1,14%, atau 507,85 poin — sekitar empat poin dari rekor penutupan baru. Nasdaq Composite naik 0,61% dan ditutup di atas 21.000 untuk pertama kalinya.

Saham-saham juga terbantu oleh laporan Financial Times yang menyebutkan bahwa AS semakin dekat dengan kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa. Bloomberg mengonfirmasi kemajuan tersebut, mengutip para diplomat yang mendapatkan pengarahan tentang perundingan tersebut.

Kesepakatan perdagangan ini akan menaikkan tarif impor dari Uni Eropa menjadi 15%. Perkembangan tarif dapat memperkuat sentimen investor, kata Jeremy Siegel, profesor keuangan Wharton School dan ekonom senior WisdomTree. (Arl)

Sumber: CNBC

Related News

MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun karena Batas Waktu Tarif Trump Mendekat

Saham Asia merosot saat pembukaan karena Gedung Putih terus maju dengan tarif besar-besaran pada mitra dagang termasuk pungut...

9 April 2025 07:25
MARKET UPDATE

Bursa Saham Asia Berfluktuasi karena Petunjuk tentang Kering...

Bursa saham tetap bergejolak di Asia setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengisyaratkan pemerintahan Trump akan men...

5 March 2025 07:32
MARKET UPDATE

Saham Asia dalam Kisaran yang Sempit, Yen Melewati Level Kun...

Saham Asia diperdagangkan dalam kisaran sempit setelah saham AS jatuh dari rekor tertinggi karena perkiraan mengecewakan dari...

21 February 2025 07:43
BIAS23.com NM23 Ai