Saham Asia Terbang Usai Kesepakatan Dagang AS-Jepang
Saham Asia dibuka menguat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan dagang besar dengan Jepang telah tercapai. Indeks MSCI Asia naik 0,7%, sementara indeks Nikkei-225 melonjak 1,8%. Di AS, kontrak berjangka S&P 500 menguat 0,2%, menyusul rekor tertinggi yang dicapai minggu lalu. Dolar AS melemah tipis, namun imbal hasil obligasi Treasury 10-tahun naik 1 basis poin menjadi 4,36%.
Kesepakatan tersebut meliputi investasi Jepang senilai US$ 550 miliar ke AS dan penurunan tarif impor Jepang dari 25% menjadi 15%. Trump menyebut ini sebagai “kesepakatan terbesar yang pernah dibuat”, menandai perubahan arah dalam perang tarif sebelum tenggat 1 Agustus. Sebelumnya pada Selasa, Trump juga menetapkan kesepakatan tarif 19% dengan Filipina.
Kesepakatan ini disambut baik oleh pasar karena menghilangkan ketidakpastian tarif bagi eksportir Jepang dan AS, serta memberikan sentimen positif bagi saham Asia. Menurut Tim Waterer dari KCM Trade, penurunan tarif ini memperkuat kepercayaan pasar bahwa lebih banyak negara akan mengikuti Japan deal, meredakan kekhawatiran ekonomi global.
Investor kini juga mengarahkan perhatian pada jadwal laporan keuangan perusahaan besar — termasuk Tesla dan Alphabet — di sela-sela pertemuan dagang dengan Tiongkok yang akan digelar di Stockholm. Selain itu, fokus juga tertuju pada lelang obligasi Jepang 40 tahun, yang menjadi patokan baru dalam penilaian minat investor di tengah ketidakpastian politik domestik Jepang.
Sumber: Newsmaker.id