Indeks S&P 500 dan Nasdaq Mundur dari Rekor Tertinggi
S&P 500 sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa sebelum akhirnya datar di sore hari, sementara Nasdaq turun 0,2%, menyusul laporan bahwa Presiden Trump mendorong tarif yang lebih tinggi terhadap Uni Eropa. Investor menyeimbangkan sentimen dari data ekonomi yang kuat dengan laporan keuangan perusahaan.
Indeks Dow Jones turun lebih dari 200 poin, terseret oleh penurunan hampir 3% pada saham American Express. Trump dikabarkan menuntut tarif minimum 15–20% dalam setiap kesepakatan dengan Uni Eropa, sementara pihak UE menargetkan untuk merampungkan perjanjian dagang sebelum tenggat waktu Trump pada 1 Agustus.
Di sisi korporasi, saham Netflix turun 4,8% meskipun berhasil melampaui ekspektasi pendapatan dan laba. Sementara itu, Charles Schwab naik 2,1% berkat kinerja keuangan yang kuat, dan Chevron menguat 1,5% setelah menyelesaikan akuisisi Hess senilai $53 miliar.
Survei University of Michigan untuk bulan Juli menunjukkan peningkatan kepercayaan konsumen serta penurunan ekspektasi inflasi satu tahun ke depan menjadi 4,4%, level terendah sejak Februari.
Kinerja Mingguan: S&P 500 naik 0,8%, Nasdaq naik 1,8%, Dow Jones naik 0,2%.(yds)
Sumber: Trading Economics