Saham Eropa Menguat Tajam, Kinerja Emiten Jadi Pendorong Utama
Pasar saham Eropa ditutup menguat tajam pada Kamis (17/7), menghapus seluruh kerugian dari tiga sesi sebelumnya.
Indeks utama Eurozone, STOXX 50, naik 1,6% ke level 5.370, sementara indeks pan-Eropa STOXX 600 menguat 1% ke 547. Kenaikan ini terjadi setelah pelaku pasar mencermati hasil kinerja keuangan perusahaan besar serta prospek perdagangan kawasan yang mulai direvisi lebih positif.
Salah satu penggerak utama datang dari Schneider Electric, yang melonjak 7,7% setelah muncul kabar bahwa perusahaan tersebut mungkin akan membeli sisa 35% saham Temasek di anak usaha India-nya. Saham ASML juga naik 3,9%, memangkas penurunan tajam sehari sebelumnya setelah memberikan panduan kinerja yang kurang optimis. Saham perbankan dan teknologi lainnya turut menguat, memberi dorongan tambahan ke indeks.
Namun tidak semua emiten mencatat hasil positif. Saham Nordea turun 2,7% setelah melaporkan laba yang lebih kecil dari perkiraan analis. Di luar kawasan Euro, ABB justru mencatat lonjakan harga saham sebesar 9,9% usai melaporkan pemesanan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Sementara itu, Novartis turun hampir 2% meski mengalahkan ekspektasi laba dan mengumumkan program buyback saham senilai $10 miliar.
Penguatan pasar ini menandakan bahwa investor kembali optimis terhadap kekuatan korporasi Eropa dan prospek pemulihan perdagangan. Meski masih ada ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, laporan pendapatan yang solid dari sejumlah emiten besar menjadi penyeimbang sentimen negatif yang mendominasi awal pekan.(yds)
Sumber: Trading Economics