Saham Eropa Melemah, Ketegangan Tarif Tekan Sentimen Pasar
Indeks saham utama di Eropa ditutup melemah pada hari Jumat (11/7), di tengah kekhawatiran baru terkait perang dagang global. Indeks STOXX 50 dan STOXX 600 masing-masing turun hampir 0,5%, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif 35% terhadap impor dari Kanada mulai 1 Agustus, serta rencana tarif menyeluruh 15–20% untuk sebagian besar mitra dagang lainnya.
Ketegangan meningkat karena Uni Eropa diperkirakan akan menerima pemberitahuan resmi tentang tarif tersebut dalam waktu dekat, kemungkinan pada hari yang sama. Saham-saham berkapitalisasi besar ikut tertekan, dengan SAP turun 0,7%, Nestlé 0,5%, LVMH 2,1%, Hermès 1,3%, ASML Holding 0,8%, dan Novo Nordisk 1%.
Di sisi lain, investor juga mencermati laporan keuangan perusahaan. Saham BP naik 1,9%, meskipun penjualan minyak dan gasnya menurun pada kuartal kedua. Sementara itu, saham Brunello Cucinelli bergerak mendatar setelah merek mewah tersebut mencatat kenaikan pendapatan sebesar 10,7% di paruh pertama tahun ini.
Meskipun mengalami tekanan pada hari Jumat, pasar saham Eropa masih mencatat kinerja mingguan yang solid. STOXX 50 naik 2,9% dan STOXX 600 menguat 2,2% secara mingguan, menunjukkan bahwa investor masih melihat momentum positif di tengah dinamika geopolitik yang menekan pasar secara jangka pendek.(yds)
Sumber: Trading Economics