Saham Berjangka AS Melemah Usai Trump Umumkan Tarif 35% ke Kanada
Kontrak berjangka saham AS melemah pasca Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa AS akan memberlakukan tarif 35% terhadap Kanada mulai 1 Agustus. Langkah ini langsung berdampak pada pasar, dengan futures indeks S&P 500 turun 0,48%, Nasdaq 100 turun 0,57%, dan Dow Jones Industrial Average turun 0,45% atau 202 poin.
Padahal sebelumnya, saham-saham AS mencetak rekor baru. Dalam perdagangan reguler Kamis, S&P 500 naik 0,27% ke 6.280,46, Nasdaq naik tipis 0,09% ke 20.630,67, dan Dow Jones naik 192 poin atau 0,43% ke 44.650,64. Penguatan ini terjadi setelah saham Nvidia sempat menyentuh kapitalisasi pasar sebesar $4 triliun, memicu reli di sektor teknologi. Sektor consumer discretionary menjadi sektor dengan kinerja terbaik hari itu.
Namun sentimen pasar mulai terguncang setelah Trump menegaskan akan memperluas perang tarif. Dalam wawancara dengan NBC News, Trump menyebut bahwa surat resmi berisi proposal tarif tambahan juga bisa dikirimkan ke Kanada dan Uni Eropa secepat hari ini. Selain itu, Trump telah mengumumkan tarif 50% untuk impor tembaga dan barang dari Brasil, yang membuat investor mulai berhati-hati.
Analis pasar mengingatkan bahwa reli saham yang terjadi bisa bersifat sementara jika ekonomi tidak cukup kuat menopangnya. Drew Pettit, Direktur Strategi Ekuitas AS di Citi, menekankan bahwa ketahanan ekonomi perlu dijaga agar pasar tetap stabil di tengah gejolak kebijakan dagang. Sementara itu, investor kini menunggu respons dari Kanada dan Eropa atas ancaman tarif baru tersebut.(yds)
Sumber: CNBC