Wall Street Terkoreksi, Ketidakpastian Tarif Bikin Pasar Hati-Hati
S&P 500 mengakhiri sesi yang bergejolak pada hari Selasa (8/7) dengan sedikit lebih rendah karena investor menunggu kejelasan tentang kebijakan perdagangan AS setelah ancaman tarif terbaru Presiden Donald Trump meredam harapan seputar pembicaraan dengan beberapa mitra dagang.
Ekuitas Wall Street mengalami aksi jual tajam pada hari Senin setelah Trump memperingatkan akan mengenakan tarif baru yang besar pada barang-barang dari mitra dagang utama seperti Jepang dan Korea Selatan dan sejumlah negara kecil mulai bulan Agustus.
Pergerakan indeks AS pada hari Selasa tidak terlalu kentara dibandingkan dengan sesi sebelumnya, tetapi indeks acuan S&P 500 dan Nasdaq yang sarat teknologi menghabiskan sesi tersebut dengan bergerak antara merah dan hijau karena investor mencari arah dari berita utama tarif.
Trump tampaknya memperluas perang dagang globalnya dengan pengumuman pada hari Selasa bahwa ia akan mengenakan tarif sebesar 50% pada tembaga impor sementara ia mengatakan bahwa pungutan yang telah lama diancamkan pada semikonduktor dan farmasi akan segera diberlakukan.
Presiden AS mengatakan pembicaraan perdagangan berjalan baik dengan Uni Eropa dan Tiongkok, tetapi menambahkan bahwa ia hanya tinggal beberapa hari lagi untuk mengirimkan surat tarif ke UE.
Menurut data awal, S&P 500 turun 4,50 poin, atau 0,07%, hingga ditutup pada 6.225,48 poin, sementara Nasdaq Composite naik 3,16 poin, atau 0,02%, menjadi 20.415,67. Dow Jones Industrial Average turun 166,80 poin, atau 0,38%, menjadi 44.239,56.
Sementara indeks yang lebih besar sedikit berubah, indeks kapitalisasi kecil Russell 2000, mengungguli. (Arl)
Sumber: Reuters