Zona Euro Catat Inflasi 2%! Pasar Eropa Responnya Beragam
Pasar saham Eropa ditutup beragam pada perdagangan Selasa (1/7) karena Stoxx Europe 600 turun 0,18%, DAX Jerman turun 0,80%, FTSE 100 naik 0,28%, CAC 40 Prancis turun tipis 0,04%, dan Indeks Pasar Swiss naik 0,35%.
Inflasi tahunan zona euro diperkirakan sebesar 2,0% pada Juni 2025, naik dari 1,9% pada Mei, menurut estimasi cepat dari Eurostat, kantor statistik Uni Eropa.
Di antara komponen utama inflasi, jasa diperkirakan memiliki tingkat tahunan tertinggi sebesar 3,3%, diikuti oleh makanan, alkohol, dan tembakau sebesar 3,1%.
Negara dengan inflasi tahunan tertinggi pada bulan Juni adalah Estonia dan Slovakia, masing-masing sebesar 5,2% dan 4,6%, sedangkan tingkat inflasi terendah terjadi di Siprus dan Prancis, masing-masing sebesar 0,5% dan 0,8%.
Di Jerman, sekitar 45,8 juta penduduk bekerja pada bulan Mei, menurut perkiraan awal dari Kantor Statistik Federal. Angka tersebut hanya 1.000 lebih tinggi dari bulan sebelumnya. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah pekerja menurun sebesar 64.000.
Dan dalam berita perusahaan, para eksekutif puncak Novo Nordisk tidak mengindahkan peringatan internal bahwa perusahaan tersebut tidak sepenuhnya siap untuk peluncuran obat penurun berat badan Wegovy di AS, Reuters melaporkan pada hari Selasa, mengutip enam mantan karyawan. Wegovy adalah pengobatan obesitas pertama yang sangat efektif yang disetujui di AS pada tahun 2021, tetapi Zepbound milik Eli Lilly melampauinya dalam resep baru mingguan tahun ini, menurut laporan tersebut. (Arl)
Sumber: MT Newswires