• Wed, Mar 11, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

14 June 2025 03:14  |

Pasar Panik: Saham AS Tertekan, Minyak Naik Drastis Imbas Krisis Timur Tengah

Wall Street terpuruk pada hari Jumat (13/6) karena laporan pembalasan Iran atas serangan Israel terhadap fasilitas nuklirnya memperdalam kekhawatiran bahwa konflik tersebut meningkat, dengan minyak melonjak dan saham terpukul.

S&P 500 turun lebih dari 1%, menghapus kenaikan minggu ini. Perusahaan penerbangan dan perjalanan jatuh, sementara produsen energi dan saham pertahanan naik. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate melonjak lebih dari 7%, tertinggi sejak Maret 2022. Emas melayang mendekati titik tertinggi sepanjang masa. Obligasi pemerintah turun karena lonjakan minyak memicu kekhawatiran tentang kebangkitan kembali inflasi. Dolar naik tipis.

Iran menembakkan ratusan rudal sebagai balasan atas serangan udara Israel yang menargetkan infrastruktur militer dan nuklir Teheran, memperluas konflik yang mengancam akan menelan kawasan tersebut dan mengguncang pasar global. Serangan Iran, yang menurut Teheran melibatkan ratusan rudal balistik, adalah langkah paling kuat yang pernah dilakukan Teheran sejak serangan Israel semalam menewaskan para jenderal tinggi Iran dan merusak parah infrastruktur militer utama.

"Kerusakan yang bertahan lama mungkin adalah harga minyak mentah," kata Louis Navellier, kepala investasi di Navellier & Associates. "Ini tentu akan merusak statistik inflasi jika tidak segera pulih."

Waktu serangan itu melemahkan minggu berisiko di mana ukuran utama inflasi lebih rendah dari yang diharapkan sementara AS dan Tiongkok membuat kemajuan dalam pembicaraan perdagangan. Lonjakan minyak menimbulkan pertanyaan baru tentang tekanan harga sisi penawaran, yang berpotensi mempersulit jalur suku bunga Federal Reserve.

Presiden Donald Trump mendesak Iran untuk menerima kesepakatan nuklir dengan Washington guna menghindari serangan lebih lanjut, yang menurut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kemungkinan akan terjadi dalam beberapa hari mendatang karena Israel berupaya memberikan pukulan telak terhadap program nuklir Teheran.

S&P 500 turun 1,1% pada pukul 4 sore waktu New York

Nasdaq 100 turun 1,3%

Dow Jones Industrial Average turun 1,8%. (Arl)

Sumber: Bloomberg

Related News

MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun karena Batas Waktu Tarif Trump Mendekat

Saham Asia merosot saat pembukaan karena Gedung Putih terus maju dengan tarif besar-besaran pada mitra dagang termasuk pungut...

9 April 2025 07:25
MARKET UPDATE

Bursa Saham Asia Berfluktuasi karena Petunjuk tentang Kering...

Bursa saham tetap bergejolak di Asia setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengisyaratkan pemerintahan Trump akan men...

5 March 2025 07:32
MARKET UPDATE

Saham Asia dalam Kisaran yang Sempit, Yen Melewati Level Kun...

Saham Asia diperdagangkan dalam kisaran sempit setelah saham AS jatuh dari rekor tertinggi karena perkiraan mengecewakan dari...

21 February 2025 07:43
BIAS23.com NM23 Ai