• Tue, Mar 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

2 May 2025 23:41  |

Saham Eropa Ditutup Naik Tajam; Inflasi Zona Euro Tetap di 2,2%

Pasar saham Eropa ditutup naik tajam pada perdagangan Jumat (2/5) karena indeks Stoxx Europe 600 naik 1,68%, DAX Jerman melonjak 2,49%, FTSE 100 naik 1,17%, CAC 40 Prancis naik 2,33%, dan Indeks Pasar Swiss naik 1,13%.

Inflasi tahunan zona euro diperkirakan sebesar 2,2% pada bulan April, yang tidak berubah dari bulan Maret, menurut estimasi cepat dari Eurostat, kantor statistik Uni Eropa. Estonia memiliki estimasi tingkat inflasi tahunan tertinggi sebesar 4,4%, sementara Prancis memiliki tingkat terendah sebesar 0,8%.

Eurostat juga melaporkan bahwa tingkat pengangguran zona euro yang disesuaikan secara musiman sebesar 6,2% pada bulan Maret, tidak berubah dari bulan Februari, dan turun dari 6,5% tahun sebelumnya. Dan di Uni Eropa, tingkat pengangguran adalah 5,8% pada bulan Maret, yang juga tidak berubah dari bulan Februari dan turun dari 6,0% tahun sebelumnya.

PMI Manufaktur Zona Euro HCOB, yang mengukur kesehatan pabrik-pabrik zona euro yang disusun oleh S&P Global, naik untuk bulan keempat berturut-turut pada bulan April, mencatat tertinggi dalam 32 bulan sebesar 49,0, naik dari 48,6 pada bulan Maret. Meskipun ada kenaikan, pembacaan tersebut tetap di bawah ambang batas 50,0 poin yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi.

Yunani dan Irlandia memiliki sektor manufaktur dengan kinerja terbaik untuk bulan tersebut masing-masing sebesar 53,2 dan 53,0, sementara Spanyol dan Austria memiliki pembacaan terendah masing-masing sebesar 48,1 dan 46,6.

Sementara itu, Uni Eropa berupaya untuk meningkatkan pembelian barang-barang AS sebesar 50 miliar euro ($56,77 miliar) dalam upaya untuk menyelesaikan ketegangan perdagangan, Financial Times melaporkan pada hari Kamis, mengutip komisaris perdagangan Uni Eropa Maros Sefcovic. Eropa berupaya mencapai kesepakatan yang adil dengan pemerintahan Trump, tetapi tidak menganggap tarif 10% atas ekspornya sebagai hasil yang dapat diterima, kata Sefcovic kepada kantor berita tersebut.

Dan dalam berita perusahaan, Kepala Eksekutif Shell Wael Sawan lebih memilih untuk membeli kembali lebih banyak saham perusahaan daripada memulai tawaran pengambilalihan BP, Financial Times melaporkan pada hari Jumat, mengutip pernyataan eksekutif tersebut. Shell tidak segera membalas permintaan komentar dari MT Newswires.

Saham Shell naik 2,1% di FTSE, sementara saham BP naik tipis 0,1%.(yds)

Sumber: MT newswires

Related News

MARKET UPDATE

Saham Asia Turun, Fokus pada Korea dan Timur Tengah

Saham Asia mengawali minggu ini dengan nada lemah, karena investor bergulat dengan pergolakan politik Korea Selatan dan menun...

9 December 2024 07:43
MARKET UPDATE

Saham Asia Turun karena Batas Waktu Tarif Trump Mendekat

Saham Asia merosot saat pembukaan karena Gedung Putih terus maju dengan tarif besar-besaran pada mitra dagang termasuk pungut...

9 April 2025 07:25
MARKET UPDATE

Bursa Saham Asia Berfluktuasi karena Petunjuk tentang Kering...

Bursa saham tetap bergejolak di Asia setelah Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengisyaratkan pemerintahan Trump akan men...

5 March 2025 07:32
MARKET UPDATE

Saham Asia dalam Kisaran yang Sempit, Yen Melewati Level Kun...

Saham Asia diperdagangkan dalam kisaran sempit setelah saham AS jatuh dari rekor tertinggi karena perkiraan mengecewakan dari...

21 February 2025 07:43
BIAS23.com NM23 Ai