Wall Street Anjlok, Saham Tesla dan Alphabet Jadi Tekanan Utama
Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah tajam pada perdagangan Kamis akibat memburuknya sentimen ekonomi dan munculnya kembali keraguan terhadap besarnya belanja investasi sektor kecerdasan buatan.
Indeks S&P 500 turun 1,2%, Nasdaq 100 melemah 1,9%, sedangkan Dow Jones Industrial Average kehilangan 507 poin. Sektor layanan komunikasi dan barang konsumsi nonprimer mencatat penurunan terbesar, disusul sektor teknologi.
Saham Alphabet jatuh 6,9% meskipun perusahaan membukukan laporan keuangan yang solid. Tekanan muncul setelah induk Google tersebut menaikkan proyeksi belanja modalnya, sehingga memicu kekhawatiran investor terhadap tingginya biaya pengembangan AI.
Tesla menjadi salah satu saham dengan penurunan terdalam setelah anjlok 14,5%. Laba perusahaan turun meskipun pengiriman kendaraan listrik tercatat kuat.
Saham perusahaan teknologi besar lainnya juga melemah. Nvidia turun 1,6%, Microsoft 2,2%, Meta 3,4%, Amazon 4,6%, Broadcom 1,1%, dan Oracle kehilangan 4,6%.
Tekanan pasar semakin besar setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS meningkat. Kekhawatiran terhadap pasokan energi kembali menguat akibat pengetatan blokade laut di Timur Tengah, sementara klaim pengangguran awal AS turun ke level terendah dalam 57 tahun.
Di antara saham lainnya, Goldman Sachs turun 2,1%, Visa melemah 0,5%, dan Comcast jatuh 6,8% setelah melaporkan penurunan laba. Sebaliknya, saham RTX melonjak 7,3% setelah kinerjanya melampaui ekspektasi pasar.(yds)
Sumber: Newsmaker.id