Dow Ditutup Naik 200+ Poin, S&P 500 Menguat saat Trader Mulai “Melihat Lewat” Perang Iran
Saham-saham AS menguat pada Rabu, melanjutkan momentum yang terbentuk di akhir sesi sebelumnya. Penguatan terjadi ketika reli harga minyak mulai mereda menyusul perkembangan terbaru dalam perang AS–Israel melawan Iran, sementara kekhawatiran soal potensi perlambatan pertumbuhan ekonomi AS ikut mereda.
Dow Jones Industrial Average naik sekitar 238 poin atau 0,5%. S&P 500 menguat 0,8%, sementara Nasdaq Composite melonjak 1,3%.
Sektor teknologi menjadi penopang utama pasar, terutama saham-saham chip. Micron Technology dan Advanced Micro Devices (AMD) masing-masing naik sekitar 6%, sedangkan Broadcom dan Nvidia menguat sekitar 2%.
Di pasar energi, patokan global Brent bergerak mendatar, begitu juga WTI AS yang juga cenderung flat. Pelemahan momentum minyak memberi ruang bagi pasar saham untuk bernapas, setelah sebelumnya lonjakan energi memicu kekhawatiran inflasi dan menekan selera risiko.
Sentimen investor juga terbantu oleh rilis data ekonomi AS yang solid. Laporan ADP menunjukkan perusahaan sektor swasta menambah lapangan kerja lebih banyak dari perkiraan pada Februari. Selain itu, sektor jasa/nonmanufaktur AS mencatat pertumbuhan yang lebih kuat dari ekspektasi pada bulan lalu, dengan tanda-tanda tekanan inflasi yang mulai mereda.
Inti Newsmaker: kombinasi minyak yang mendingin, data ekonomi yang kuat, dan rotasi ke saham teknologi membuat Wall Street kembali risk-on, meski pasar tetap sensitif terhadap headline geopolitik dan dinamika jalur energi di kawasan Teluk.(mrv)
Sumber : Newsmaker.id