S&P 500 & Dow Merah, Nasdaq Malah Balik Naik
Wall Street ditutup bervariasi pada Selasa (16/12). S&P 500 turun 0,1% dan Dow Jones turun 0,4%, sementara Nasdaq justru rebound naik 0,4%. Pasar mencerna rilis data AS yang sempat tertunda, yang secara umum masih menguatkan ekspektasi bahwa siklus pelonggaran (pemangkasan suku bunga) tetap terbuka ke depan.
Dari data tenaga kerja, laporan November menunjukkan payroll naik 64 ribu, sedikit di atas perkiraan. Namun, data Oktober direvisi turun tajam dan tingkat pengangguran naik ke 4,6%—tertinggi sejak 2021—memberi sinyal pasar tenaga kerja mulai mendingin perlahan. Sementara itu, penjualan ritel datar, memperkuat tanda bahwa permintaan mulai kehilangan momentum.
Sektor energi jadi yang paling lemah karena harga minyak jatuh di bawah $55 per barel, terendah sejak awal 2021. Kondisi ini menekan saham-saham raksasa energi seperti Exxon Mobil (-2,6%) dan Chevron (-2%).
Di sisi lain, saham teknologi besar bergerak campuran. Alphabet turun 0,5%, sedangkan Apple, Microsoft, dan Amazon cenderung datar. Namun penguatan Nvidia (+0,8%), Meta (+1,5%), dan Tesla (+3,1%) ditambah rebound Broadcom (+0,4%) dan Oracle (+2%) membantu mengangkat Nasdaq meski pasar secara keseluruhan masih hati-hati.(yds)
Sumber: Tradingeconomics.com