Data NFP Guncang Dolar, Fokus Beralih ke The Fed
Dolar AS memangkas kenaikannya pada hari Jumat (6/3) setelah laporan nonfarm payrolls (NFP) menunjukkan kontraksi tenaga kerja pada Februari, memperkuat argumen bahwa The Fed masih punya ruang untuk memangkas suku bunga. Payrolls tercatat turun 92.000, sementara tingkat pengangguran naik ke 4,4%.
Reaksi pasar langsung terlihat di indeks dolar. DXY turun ke 99,063 dari 99,308 sebelum rilis, atau turun sekitar 0,25% dalam respons awal data drilis dan kemudian kembali stabil di 99.34.
Di luar headline pelemahan lapangan kerja, rincian upah menjaga narasi inflasi jasa tetap “lengket”. Average hourly earnings naik menjadi 3,8% (yoy) dari 3,7% sebelumnya, memberi alasan bagi sebagian pelaku pasar untuk tetap berhati-hati meski payrolls negatif.
Laporan ini juga mencatat revisi turun untuk periode sebelumnya (Januari dan Desember), memperkuat kesan bahwa momentum perekrutan melemah lebih luas dari yang terlihat pada pembacaan awal. Dalam konteks kebijakan, kombinasi payroll negatif dan revisi turun biasanya menekan yield dan dolar, sekaligus menghidupkan kembali pricing untuk pemangkasan suku bunga. (Arl)
Sumber: Newsmaker.id