Wall Street Ditutup Melemah Jelang Pekan Penuh Data
Wall Street ditutup melemah pada hari Senin (15/12) karena para investor bersiap menghadapi serangkaian rilis data ekonomi penting pekan ini, sambil mencermati laporan soal kandidat Ketua Federal Reserve berikutnya dan komentar dari para pembuat kebijakan untuk mencari petunjuk arah suku bunga.
Angka nonfarm payrolls untuk Oktober dan November akan dirilis akhir pekan ini, bersama dengan laporan penjualan ritel, aktivitas bisnis, dan inflasi. Data ketenagakerjaan bulan Oktober sempat tertunda karena penutupan pemerintahan AS di awal kuartal ini.
Spekulasi meningkat terkait siapa yang akan menjadi kandidat terkuat menggantikan Jerome Powell ketika masa jabatannya berakhir pada bulan Mei. Ekspektasi akan sosok Ketua The Fed yang lebih dovish telah memicu taruhan bahwa suku bunga akan dipangkas tahun depan.
Juga pada hari Senin, Presiden Fed New York mengatakan bahwa pemangkasan suku bunga bank sentral pekan lalu menempatkan The Fed pada posisi yang baik, sementara seorang Gubernur Fed berargumen bahwa inflasi saat ini tidak sepenuhnya mencerminkan dinamika permintaan dan penawaran yang sesungguhnya.
Berdasarkan data awal, indeks S&P 500 turun 9,95 poin atau 0,15% menjadi 6.816,34. Indeks Nasdaq Composite melemah 135,14 poin atau 0,58% ke 23.060,03, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 41,43 poin atau 0,09% ke 48.416,62.(yds)
Sumber: Reuters.com