Saham AS Melejit, Market Yakin Ekonomi Kuat!
Saham-saham AS naik pada hari Senin (15/12) dipimpin oleh berbagai nama karena para pedagang berspekulasi data yang akan dirilis pekan ini akan menunjukkan inflasi yang terkendali dan aktivitas ekonomi yang kuat.
Dow Jones Industrial Average naik 168 poin, atau 0,4%. S&P 500 naik 0,5%, sementara Nasdaq Composite naik 0,6%.
Pergerakan tersebut terjadi setelah S&P 500 dan Nasdaq Composite turun pekan lalu, karena Oracle dan Broadcom memimpin rotasi menjauh dari kecerdasan buatan. S&P 500 kehilangan 0,6% pekan lalu, sementara Nasdaq turun 1,7%. Dow, yang kurang terpapar teknologi dan AI daripada dua tolok ukur lainnya, naik 1,1%.
Oracle anjlok 12,7% untuk pekan ini, sementara Broadcom turun lebih dari 7%. Sektor teknologi S&P 500 turun 2,3%.
“Tujuh perusahaan teratas S&P 500 mungkin akan kurang luar biasa pada tahun 2026 karena persaingan ketat mereka dalam perlombaan AI mulai mengikis monopoli yang telah mereka nikmati,” tulis Ed Yardeni, presiden Yardeni Research. “Pihak yang diuntungkan dari persaingan itu kemungkinan adalah 493 perusahaan teratas S&P 500.”
Laporan data ekonomi dapat menentukan arah pasar di minggu mendatang.
Angka penggajian non-pertanian November dijadwalkan akan dirilis pada hari Selasa, bersamaan dengan angka penjualan ritel Oktober. Laporan-laporan ini tertunda karena penutupan pemerintah AS yang terjadi pada musim gugur.
Indeks harga konsumen November akan dirilis pada hari Kamis.(mrv)
Sumber : CNBC.com