Saham Eropa Galau: Naik-Turun Tipis Jelang Keputusan The Fed
Pasar saham Eropa ditutup bervariasi pada hari Rabu (10/12), dengan perdagangan yang lesu karena investor menantikan keputusan suku bunga Federal Reserve AS pada hari itu.
Indeks Stoxx Europe tidak berubah, DAX Jerman turun 0,22%, FTSE 100 naik 0,14%, CAC Prancis turun 0,37%, dan Indeks Pasar Swiss turun 0,07%.
Bank Sentral Eropa diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hingga tahun 2026, Reuters melaporkan pada hari Rabu, mengutip para ekonom yang disurvei oleh media tersebut. Semua 96 ekonom yang disurvei mengatakan ECB akan mempertahankan suku bunga deposito di 2% minggu depan, dengan 80% percaya suku bunga akan tetap tidak berubah hingga pertengahan tahun depan, Reuters melaporkan.
Dan dalam berita perusahaan, gugatan hukum Ryanair terhadap keputusan Komisi Eropa untuk menyetujui bantuan restrukturisasi sebesar 2,55 miliar euro ($2,97 miliar) yang diberikan oleh Portugal kepada maskapai penerbangan lokal TAP telah ditolak, kata Pengadilan Umum Uni Eropa pada hari Rabu.
Pengadilan menolak klaim Ryanair bahwa "Komisi, melanggar Pedoman Restrukturisasi dan Restrukturisasi, gagal membuktikan bahwa rencana restrukturisasi tersebut realistis, koheren, luas jangkauannya, dan mampu memulihkan kelangsungan jangka panjang TAP," kata pengadilan.
Ryanair mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikirim sebagai tanggapan atas permintaan komentar dari MT Newswires bahwa Uni Eropa sebelumnya telah memutuskan bahwa miliaran euro bantuan yang diterima oleh maskapai penerbangan Eropa seperti SAS, Lufthansa, Air France, KLM, dan lainnya adalah ilegal. Tetapi mereka mengatakan Komisi Eropa belum memulihkan "bantuan ilegal" tersebut atau "menerapkan tindakan apa pun untuk memperbaiki kerusakan pada persaingan."
Saham maskapai penerbangan Irlandia itu naik 0,3% di Dublin.
Shell bermaksud mengakhiri kemitraan dengan Rosneft Rusia di mana kedua perusahaan tersebut bersama-sama memiliki saham dalam sebuah jalur pipa dari Kazakhstan, Bloomberg melaporkan pada hari Rabu, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.
Jika proses tersebut selesai, Shell akan tetap mempertahankan saham di Caspian Pipeline Consortium, alih-alih memilikinya bersama dengan Rosneft, kata laporan itu. (Arl)
Sumber: Mtnewswires.com