Yen Melemah, Jepang Siap Keluarkan Kebijakan Fiskal Baru
Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan para pedagang tetap waspada terhadap kemungkinan intervensi untuk menstabilkan yen.
Perdana Menteri Sanae Takaichi menyerukan pemilihan umum sela dan berjanji akan melonggarkan kebijakan fiskal, termasuk menghapus pajak penjualan 8% pada makanan. Sementara itu, BOJ diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap di 0,75% setelah kenaikan pada bulan Desember, menjaga stabilitas moneter meski tekanan pada yen tetap tinggi.
Dari sisi ekonomi, ekspor Jepang meningkat untuk bulan keempat berturut-turut pada Desember, mencapai level rekor berkat permintaan stabil dari China, meskipun hubungan diplomatik tegang. Namun, pengiriman ke AS menurun untuk pertama kalinya sejak pandemi, mencerminkan tantangan dari kebijakan perdagangan yang lebih ketat. (az)
Sumber: Newsmaker.id