• Sat, Jan 17, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

24 October 2025 21:35  |

Dolar AS Nyaris Datar Pasca Rilis Data CPI

Dolar AS hampir tidak berubah pada Jumat (24/10) setelah sebelumnya turun menyusul data inflasi terbaru yang menunjukkan bahwa harga konsumen AS naik lebih rendah dari perkiraan pada September, sehingga menjaga The Federal Reserve berada di jalur untuk memangkas suku bunga lagi pekan depan.

Indeks Harga Konsumen (CPI) naik 0,3% bulan lalu dan 3,0% dalam 12 bulan hingga September. Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan CPI naik 0,4% secara bulanan dan 3,1% secara tahunan.

Indeks dolar AS terakhir turun 0,003% di 98,934, setelah sempat merosot hingga 0,2%.

“Angkanya sedikit lebih lunak dari yang diperkirakan,” kata Marc Chandler, kepala strategi pasar di Bannockburn Capital Markets. “Dolar dijual saat rilis data, meskipun pasar hampir 100% yakin sebelum laporan bahwa The Fed akan memangkas suku bunga, bukan hanya pekan depan, tetapi juga pada Desember.”

Laporan CPI tersebut dipublikasikan meski terjadi penghentian sementara publikasi data ekonomi karena shutdown pemerintah. Angka itu, yang digunakan Administrasi Jaminan Sosial untuk menghitung penyesuaian biaya hidup bagi jutaan pensiunan dan penerima manfaat lainnya, awalnya dijadwalkan pada 15 Oktober.

Euro menguat dan terakhir naik 0,06% ke $1,163. Aktivitas bisnis di zona euro tumbuh lebih cepat dari perkiraan pada Oktober, dipimpin oleh sektor jasa, menurut sebuah survei pada Jumat.

FOKUS KE PERDAGANGAN

Kekhawatiran perang dagang kembali muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan semua pembicaraan dagang dengan Kanada dihentikan terkait sebuah iklan dari provinsi Ontario yang menampilkan rekaman mantan Presiden Ronald Reagan yang berbicara negatif tentang tarif.

Dolar Kanada terakhir melemah ke 1,403 per dolar AS, namun reaksi pasar secara keseluruhan relatif tenang. Fokus investor tetap pada pertemuan yang akan datang antara Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pekan depan.

Rencana pertemuan Trump–Xi di Korea Selatan memicu sebagian ekspektasi adanya resolusi atas perang dagang yang on-off antara dua ekonomi terbesar dunia.

Sementara kata Ben Bennett, kepala strategi investasi untuk Asia di L&G Asset Management. “Saya pikir ekspektasi cukup tinggi untuk pertemuan Trump–Xi, dengan risiko ke atas berupa de-eskalasi signifikan setelah tatap muka,”

Sanksi AS yang baru terhadap pemasok Rusia Rosneft dan Lukoil terkait perang Rusia di Ukraina mendorong kenaikan harga minyak.

Hal itu membebani mata uang yang terikat pada impor minyak, termasuk yen. Kinerja yen juga terkait dengan kebijakan Perdana Menteri Jepang yang baru, Sanae Takaichi, yang dipandang dovish secara fiskal dan moneter.

Yen melemah ke level terendah dua pekan dan terakhir berada di 152,87 per dolar AS. Data pada Jumat pagi menunjukkan inflasi konsumen inti Jepang tetap di atas target 2% bank sentral, menjaga ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat tetap hidup.

Takaichi tengah menyiapkan paket stimulus ekonomi yang kemungkinan melebihi $92 miliar tahun lalu untuk membantu rumah tangga menghadapi inflasi, menurut sumber pemerintah yang mengetahui rencana tersebut kepada Reuters pada Rabu.

Poundsterling menguat 0,08% ke $1,334, setelah penjualan ritel yang lebih kuat dari perkiraan, didorong oleh permintaan emas dari peritel perhiasan online. Namun, pound turun sekitar 1% minggu ini setelah data inflasi yang lemah meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Bank of England tahun ini.

Sumber: Reuters

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai