Dolar AS Terkonsolidasi Jelang Simposium Jackson Hole
Dolar AS bergerak sideways pada perdagangan sesi Eropa Selasa (19/08), dengan indeks Bloomberg Dollar Spot berfluktuasi tipis di tengah minimnya sentimen baru. Pasar menunggu pidato Ketua The Fed Jerome Powell di Simposium Jackson Hole akhir pekan ini, yang diharapkan memberi petunjuk soal arah kebijakan moneter. Ekspektasi bahwa bank sentral akan memangkas suku bunga setidaknya 25 basis poin pada September terus menjadi perhatian utama pelaku pasar.
Kondisi pasar valas saat ini ditandai dengan rendahnya volatilitas akibat musim panas dan sikap wait-and-see. Para trader menilai laporan ketenagakerjaan AS pada 5 September akan menjadi pemicu utama volatilitas berikutnya. EUR/USD sempat menguat 0,2% ke 1,1684 sebelum memangkas kenaikan, sementara GBP/USD naik tipis 0,1% ke 1,3520 menjelang rilis data inflasi Inggris.
Selain itu, USD/CAD juga menguat 0,1% ke 1,3819 dengan fokus pasar tertuju pada rilis CPI Kanada. Data inti inflasi diperkirakan tetap tinggi, menambah tekanan terhadap Bank of Canada. Sementara itu, AUD/USD melemah 0,1% meski sempat terangkat setelah data menunjukkan kepercayaan konsumen Australia melonjak ke level tertinggi sejak Februari 2022.
Di sisi geopolitik, AS dan Eropa sepakat segera menyiapkan paket jaminan keamanan untuk Ukraina. Langkah ini dipandang sebagai jalan pembuka menuju pertemuan bersejarah antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. Perkembangan tersebut menambah dimensi baru dalam arah pasar global, meski dampak langsung terhadap dolar masih terbatas.(ayu)
SumbeR: Newsmaker.id