Dolar Melemah Saat Investor Menanti Kabar Ukraina
Indeks dolar Bloomberg turun 0,1% saat Presiden AS Donald Trump bersiap bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, setelah KTT AS–Rusia berakhir tanpa sanksi baru terhadap Rusia atau Negara pembeli minyaknya.
Pertemuan ini bertujuan merinci syarat kesepakatan damai yang dibahas Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat.
Sementara Chris Weston, kepala riset Pepperstone Group mencatat “Sepertinya Zelenskiy akan mendapat tekanan untuk menerima apa pun yang ditawarkan di meja perundingan,”. Simposium Jackson Hole pada Jumat juga jadi fokus; dolar berpeluang menguat jika pidato Ketua The Fed Jerome Powell membuat pasar mengurangi ekspektasi pemangkasan suku bunga.
Imbal hasil Treasury turun tipis; yield acuan 10-tahun melemah 1 bps ke 4,30%.
Pasangan USD/JPY naik 0,1% ke 147,39. Dana lindung nilai menambah posisi short terhadap yen menjadi sekitar 41.257 kontrak, tertinggi sejak Januari (data CFTC).
Pasangan AUD/USD naik 0,2% ke 0,6519, sementara ekonom Danielle Wood (Komisi Produktivitas Australia) mengatakan ekonomi Australia bisa tumbuh lebih cepat jika pemerintah kembali ke “growth mindset”.
Pasangan lainnya: EUR/USD stabil di 1,17; GBP/USD naik 0,1% ke 1,3561.(yds)
Sumber: Bloomberg