• Sat, Mar 7, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

18 August 2025 08:25  |

Dolar Siap Hadapi Pekan Sibuk Geopolitik & Sinyal The Fed

Dolar AS bergerak bimbang pada Senin jelang pertemuan penting antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, sementara investor juga menanti simposium Jackson Hole The Federal Reserve untuk petunjuk kebijakan lebih lanjut.

Pergerakan mata uang cenderung tenang di awal sesi Asia, meski dolar stabil setelah pelemahan pekan lalu seiring pelaku pasar memangkas taruhan pemangkasan suku bunga besar bulan depan. Euro nyaris tak berubah di $1,1705, sementara sterling naik 0,07% ke $1,3557. Terhadap sekeranjang mata uang, indeks dolar naik tipis ke 97,85 setelah turun 0,4% pekan lalu.

Kini pasar mematok peluang 84% The Fed akan memangkas suku bunga 25 bps bulan depan—turun dari 98% pekan lalu—setelah serangkaian data, termasuk lonjakan harga grosir AS bulan lalu dan kenaikan solid penjualan ritel Juli, meredupkan prospek pemangkasan 50 bps. “Meski datanya tidak sepenuhnya searah, ekonomi AS tampak cukup baik di kuartal ketiga,” kata Bill Adams, Kepala Ekonom Comerica Bank. “The Fed kemungkinan memangkas suku bunga sebelum akhir tahun, entah September—sesuai pricing pasar saat ini—atau beberapa bulan setelahnya.”

Agenda utama Senin adalah pertemuan Trump–Zelenskiy yang juga dihadiri sejumlah pemimpin Eropa, saat Washington mendorong Ukraina menerima kesepakatan damai cepat untuk mengakhiri perang paling mematikan di Eropa dalam 80 tahun. Trump menekan Zelenskiy setelah bertemu Vladimir Putin di Alaska dan menunjukkan posisi lebih selaras dengan Moskow untuk mengejar kesepakatan damai alih-alih gencatan senjata terlebih dulu.

Sementara ujar Joseph Capurso dari Commonwealth Bank of Australia Fokus lain pekan ini adalah simposium Jackson Hole (21–23 Agustus), di mana Ketua The Fed Jerome Powell akan berbicara soal prospek ekonomi dan kerangka kebijakan. “Dengan pricing pasar yang tinggi untuk pemangkasan suku bunga September, risikonya Powell terdengar hawkish—atau dianggap hawkish—jika ia memberi pandangan yang seimbang tentang ekonomi AS,”.

Di mata uang lain, dolar naik 0,11% terhadap yen ke 147,34 (setelah turun ~0,4% pekan lalu). Dolar Australia naik 0,1% ke $0,65145, dan dolar Selandia Baru menguat 0,15% ke $0,5934, setelah keduanya melemah 0,5% pekan lalu.

Sumber: Reuters 

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
US DOLLAR

Dolar Mengakhiri Penurunan Tiga Hari Jelang Data Penggajian ...

Dolar menguat setelah tiga hari melemah karena para pedagang menunggu data pekerjaan AS untuk mengukur prospek pelonggaran ke...

7 February 2025 13:14
BIAS23.com NM23 Ai