Dolar AS Bervariasi, Kiwi Menguat Usai Data Ketenagakerjaan
Dolar AS diperdagangkan bervariasi pada Rabu (6/8), dengan indeks Bloomberg Dollar Spot nyaris tidak berubah, sementara pasar menanti sejumlah pejabat Federal Reserve yang akan berbicara.
Di sisi lain, dolar Selandia Baru (Kiwi) menguat terhadap mata uang utama lainnya usai data pengangguran yang lebih baik dari perkiraan.
Pasangan NZD/USD naik 0,3% ke 0,5921, mengakhiri penurunan dua hari beruntun. Kenaikan ini didorong oleh aksi short covering dari pelaku pasar setelah data ketenagakerjaan menunjukkan tingkat pengangguran di Selandia Baru hanya naik menjadi 5,2% pada kuartal kedua, lebih rendah dari ekspektasi 5,3%. Namun, angka tersebut tetap merupakan yang tertinggi sejak kuartal ketiga 2020, menandakan tekanan perlambatan ekonomi.
Sementara itu, imbal hasil obligasi AS tenor 2 tahun naik 1 basis poin menjadi 3,74%. Investor kini menanti komentar dari Presiden Fed San Francisco Mary Daly serta pejabat Fed lainnya, Lisa Cook dan Susan Collins, yang dijadwalkan berbicara dalam sebuah panel di Boston.
Di pasar mata uang lainnya, Pasangan EUR/USD menguat tipis 0,1% ke 1,1581, pasangan USD/JPY naik 0,1% ke 147,77, sementara pasangan GBP/USD turun 0,1% ke 1,3289. Dolar Inggris tertekan setelah laporan menyebutkan Menteri Keuangan Inggris Rachel Reeves menghadapi kekurangan anggaran sebesar £51 miliar pada musim gugur mendatang.(yds)
Sumber: Bloomberg