DXY Tembus Puncak 13 Bulan
Indeks dolar AS atau DXY kembali menguat dan sempat menyentuh level 101,80, tertinggi dalam 13 bulan terakhir. Pada saat yang sama, DXY masih bergerak positif di sekitar 101,56 meskipun imbal hasil obligasi pemerintah AS mengalami penurunan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan dolar tidak hanya ditopang oleh yield Treasury, tetapi juga oleh permintaan safe haven di tengah tekanan pasar global. Investor masih mencari perlindungan pada dolar setelah aksi jual saham teknologi dan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat kembali menaikkan suku bunga tahun ini.
Bagi emas, penguatan DXY menjadi tekanan besar karena membuat harga emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pembeli dengan mata uang lain. Selama DXY bertahan di level tinggi, emas berpotensi tetap sulit melakukan rebound kuat, terutama menjelang rilis data inflasi PCE Amerika Serikat.(yds)
Sumber: Newsmaker.id