• Wed, Jun 10, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

10 June 2026 08:30  |

Dolar AS Bertahan Kuat di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Dolar AS bertahan kuat pada perdagangan Rabu (10/06), dengan indeks dolar bergerak di sekitar level 100. Penguatan ini terjadi setelah dolar sempat rebound tajam pada sesi sebelumnya. Sentimen pasar kembali berhati-hati karena ketegangan di Timur Tengah meningkat dan menimbulkan keraguan terhadap keberlanjutan gencatan senjata yang sebelumnya mulai terbentuk.

Ketegangan kembali memanas setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran. Washington menyebut serangan tersebut sebagai tindakan pertahanan diri setelah sebuah helikopter militer AS ditembak jatuh. Situasi ini membuat pasar kembali menilai bahwa risiko geopolitik di kawasan Timur Tengah masih tinggi dan belum sepenuhnya mereda.

Dari pihak Iran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi memperingatkan bahwa angkatan bersenjata Iran tidak akan membiarkan serangan atau ancaman tanpa balasan. Pernyataan ini membuat pelaku pasar semakin waspada terhadap kemungkinan eskalasi lanjutan. Jika konflik melebar, dampaknya dapat terasa pada pasar energi, terutama minyak, karena kawasan Timur Tengah memiliki peran penting dalam pasokan energi global.

Kenaikan harga energi akibat konflik juga memunculkan kekhawatiran baru terhadap inflasi. Jika harga minyak dan energi terus naik, tekanan inflasi global berpotensi kembali meningkat. Kondisi ini dapat membuat bank sentral, termasuk The Fed, lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan bahkan membuka peluang untuk mempertahankan atau menaikkan suku bunga lebih lama.

Saat ini, fokus investor tertuju pada data inflasi terbaru Amerika Serikat. Data tersebut akan menjadi petunjuk penting untuk membaca arah kebijakan The Fed ke depan. Sebelumnya, data tenaga kerja AS yang lebih kuat dari perkiraan telah memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga masih bisa naik sebelum akhir tahun. Di luar AS, pasar juga mencermati peluang kenaikan suku bunga dari Bank Sentral Eropa dan Bank of Japan pada bulan ini. (asd)

Sumber: Newsmaker.id 

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com BIAS23.com NM23 Ai