Dolar Melemah, Namun Masih Unggul Secara Bulanan
Dolar AS bergerak sedikit melemah pada Jumat (27/2), namun masih berada di jalur mencatat kenaikan bulanan pertama sejak Oktober. Reuters mencatat DXY naik sekitar 0,64% sepanjang Februari, ditopang kombinasi ketegangan geopolitik dan ekspektasi suku bunga AS yang cenderung bertahan lebih lama.
Pada update terakhir, DXY berada di sekitar 97,6 (pergerakan harian tipis). Penguatan bulanan dolar dipicu meningkatnya perhatian pasar pada tensi AS–Iran pasca pembicaraan yang belum menghasilkan terobosan, serta data inflasi produsen AS yang lebih panas.
Di Eropa, EUR/USD berada di 1,1823 (sekitar +0,21% vs penutupan sebelumnya), sementara GBP/USD di 1,3461 (sekitar -0,16%). Pergerakan ini mencerminkan pasar yang tetap menimbang prospek suku bunga ECB dan BoE di tengah data dan dinamika politik domestik Inggris.
Di Asia, USD/JPY berada di 155,99 (sekitar -0,10%), sementara USD/CNY naik ke 6,8582 (sekitar +0,25%) setelah langkah PBOC yang menurunkan biaya pembelian dolar melalui pasar forward. AUD/USD menguat ke 0,7121 (sekitar +0,20%), menjaga performa bulanan yang relatif solid. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id