Dolar Naik Tipis, Pasar Nunggu Minutes The Fed
Indeks dolar menguat pasca Iran dan Amerika Serikat melaporkan kemajuan dalam pembicaraan nuklir, sementara Jepang menyepakati rencana investasi besar di AS. Sentimen ini membantu mendorong dolar, di tengah pasar yang masih menunggu katalis utama dari risalah rapat Federal Reserve.
Iran menyatakan kedua pihak mencapai pemahaman atas sejumlah prinsip, dan pihak AS juga mengonfirmasi adanya progres dalam pembicaraan. Perkembangan tersebut dinilai menurunkan sebagian ketidakpastian geopolitik, sehingga menopang pergerakan dolar.
Dari sisi lain, Jepang disebut akan berinvestasi sekitar $36 miliar di Amerika Serikat, mencakup mineral kritis, infrastruktur minyak dan gas, serta pembangkit listrik. Rencana ini menjadi bagian dari kesepakatan strategis perdagangan dan investasi senilai $550 miliar.
Ekonom Commerzbank Volkmar Baur menilai jika realisasi investasi sesuai tingkat yang disepakati, hal itu berpotensi memberi dampak positif bagi dolar. Pasar menilai arus investasi dan kerja sama lintas negara dapat memperkuat posisi dolar dalam jangka menengah.
Investor kini menanti rilis FOMC Meeting Minutes pada 19:00 GMT untuk membaca petunjuk arah suku bunga. Pada perdagangan terbaru, indeks dolar DXY naik 0,2% ke 97,298.(yds)
Sumber: Newsmaker.id