Dolar Stabil di Atas 97, Pasar Tunggu Menit The Fed
Indeks dolar bergerak stabil di atas level 97 pada Rabu, setelah volatilitas meningkat pada sesi sebelumnya. Pelaku pasar kini menahan posisi sembari menantikan risalah (minutes) pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve untuk membaca arah suku bunga secara lebih jelas.
Perhatian investor juga tertuju pada rilis PCE Price Index pada Jumat, indikator inflasi pilihan The Fed. Selain itu, data produk domestik bruto (PDB/GDP) yang dijadwalkan terbit akhir pekan ini diperkirakan akan mengonfirmasi ekonomi masih mencatat ekspansi untuk satu kuartal lagi.
Meski demikian, prospek kebijakan moneter tetap diselimuti ketidakpastian. Hal ini terjadi setelah data pasar tenaga kerja yang lebih kuat dari perkiraan, sementara data inflasi pekan lalu tergolong jinak, menciptakan interpretasi yang beragam terhadap ruang pemangkasan suku bunga.
Pada Selasa, Gubernur The Fed Michael Barr menyatakan suku bunga sebaiknya tetap dipertahankan untuk beberapa waktu, sampai para pejabat memiliki keyakinan yang lebih tinggi bahwa inflasi bergerak secara berkelanjutan menuju target bank sentral 2%. Pernyataan ini memperkuat sikap hati-hati The Fed dalam mengubah kebijakan terlalu cepat.
Di luar faktor ekonomi, pasar juga memantau perkembangan geopolitik. Amerika Serikat dan Iran dilaporkan mencapai pemahaman mengenai sejumlah “prinsip panduan” dalam putaran kedua pembicaraan tidak langsung terkait sengketa nuklir, yang membantu meredakan ketegangan dalam jangka pendek.
Namun, sumber ketidakpastian belum sepenuhnya hilang karena kesepakatan komprehensif dinilai belum akan tercapai dalam waktu dekat. Dengan kombinasi agenda data besar menit The Fed, PCE, dan GDP serta dinamika geopolitik, pergerakan dolar diperkirakan tetap sensitif terhadap arah ekspektasi suku bunga dan sentimen risiko global.(asd)
Sumber : Newsmaker.id