Dolar Sedikt Naik Ditengah Pasar Nunggu Indikator
Dolar AS menguat usai libur Presidents’ Day, dengan pasar mulai bersikap lebih hati-hati menjelang rentetan rilis data ekonomi pekan ini. Penguatan ini terjadi ketika investor kembali merapikan posisi setelah sesi yang sepi, sementara perhatian beralih ke sinyal suku bunga berikutnya dari Federal Reserve.
Komentar Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee ikut menjadi sorotan setelah ia menilai tarif dapat mendorong inflasi naik. Meski ia melihat dampaknya berpotensi sementara, Goolsbee menekankan masih dibutuhkan waktu untuk memastikan efeknya benar-benar mereda.
Pasar derivatif masih cenderung memproyeksikan The Fed menahan suku bunga pada Maret dan April, dengan peluang pemangkasan mulai Juni. Namun, sejumlah pelaku menilai ekspektasi pemangkasan yang terlalu agresif bisa “dikoreksi” jika data pekan ini kembali menunjukkan ekonomi dan inflasi masih cukup tangguh.
Karena itu, fokus kini tertuju pada rilis indikator inflasi, pertumbuhan, dan tenaga kerja—terutama PCE dan GDP—yang berpotensi mengubah ekspektasi jangka pendek kebijakan moneter AS. Dalam situasi seperti ini, pasar cenderung bergerak lebih defensif: dolar bisa bertahan bila ekspektasi cut rate dipangkas, atau melemah lagi bila data memperkuat narasi pelonggaran.(yds)
Sumber: Newsmaker.id