• Wed, Mar 4, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Market & Economic Intelligence Platform Insight on Macro, Commodities, Equities & Policy

26 January 2026 21:08  |

Dolar Jatuh 4 Bulan Terendah, Emas Tembus $5.000

Dolar AS lanjut melemah pada Senin (26/1), memperpanjang aksi jual hari ketiga berturut-turut hingga menyentuh level terendah sejak September. Pasar ramai berspekulasi AS bisa melakukan koordinasi dengan otoritas Jepang untuk intervensi demi mendukung yen. Di saat yang sama, saham bergerak tidak pasti, sementara emas menembus $5.000 per ons.

Yen melonjak sekitar 1% dan menyentuh level terkuat dalam dua bulan, menambah tekanan pada dolar. Kontrak berjangka S&P 500 cenderung datar, sedangkan logam mulia lanjut “ngegas”: emas cetak rekor baru dan perak melonjak lebih dari 6%.

Volatilitas FX meningkat setelah muncul sinyal “rate checks” yang diduga dilakukan secara terkoordinasi antara Tokyo dan Washington. Trader membaca langkah ini sebagai pemanasan menuju intervensi langsung, terutama setelah yen sempat jatuh ke level terendah 18 bulan di awal bulan ini. Jika AS–Jepang bergerak bersama, efeknya bisa lebih kuat untuk menahan spekulan.

“Yang lebih besar adalah sinyal koordinasi kebijakan,” kata Daniel Baeza dari Frontclear. Ia menilai jika pasar membaca koordinasi ini sebagai kesiapan menerima kondisi dolar global yang lebih “longgar”—apalagi jika The Fed cenderung dovish—maka tekanan jangka pendek ke dolar bisa makin berlanjut.

Di pasar obligasi, Treasuries menguat di seluruh tenor karena pelaku pasar menambah taruhan pemangkasan suku bunga pada 2026. Sentimen ini ikut dipengaruhi meningkatnya perhatian pada isu pergantian pimpinan The Fed, setelah nama eksekutif BlackRock Rick Rieder makin sering disebut sebagai kandidat. Pengumuman soal ketua Fed berikutnya bahkan bisa muncul secepat pekan ini, sementara keputusan kebijakan terbaru dari Jerome Powell dijadwalkan pada Rabu.

Dalam perdagangan terakhir, Bloomberg Dollar Spot Index turun 0,3%. Euro naik 0,1% ke $1,1844, pound sterling nyaris tak berubah di $1,3651, dan yen menguat 1% ke 154,18 per dolar.(yds)

Sumber: newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai