• Fri, Jan 16, 2026|
  • JKT --:--
  • TKY --:--
  • HK --:--
  • NY --:--

Indonesia News Portal for Traders | Financial & Business Updates

2 January 2026 09:16  |

Dolar Loyo diawal Tahun 2026!

Dolar AS memulai 2026 dengan langkah lemah pada Jumat (2/01), setelah sepanjang 2025 tertekan melawan sebagian besar mata uang dunia. Penyebab utamanya: selisih suku bunga AS dengan negara lain makin menyempit, sehingga daya tarik dolar ikut turun.

Di awal sesi Asia, euro stabil di sekitar $1,1752 usai melonjak 13,5% sepanjang 2025. Pound sterling juga bertahan di sekitar $1,3474 setelah naik 7,7% tahun lalu. Keduanya mencatat kenaikan tahunan paling tajam sejak 2017.

Berbeda dengan euro dan pound, yen Jepang bergerak datar di sekitar 156,74 per dolar, dekat level terlemahnya dalam 10 bulan. Yen sempat menyentuh 157,90 pada November, memicu kekhawatiran pasar soal potensi intervensi dari Tokyo, meski peringatan keras otoritas Jepang sepanjang Desember sempat menjauhkan yen dari “zona intervensi”.

Karena bursa Jepang dan China tutup, volume perdagangan Asia diperkirakan tipis sehingga pergerakan cenderung terbatas. Namun pelaku pasar tetap memantau data ekonomi bulan ini untuk membaca arah suku bunga, terutama di AS.

Indeks dolar berada di sekitar 98,243 setelah mencatat penurunan 9,4% sepanjang 2025—jatuh paling dalam dalam delapan tahun. Tekanan datang dari ekspektasi pemangkasan suku bunga, kebijakan dagang yang dinilai tidak konsisten, dan kekhawatiran pasar terhadap independensi The Fed di bawah pemerintahan Trump.

Fokus besar berikutnya adalah data AS seperti payrolls dan jobless minggu depan, serta siapa pilihan Trump untuk Ketua The Fed berikutnya karena masa jabatan Jerome Powell berakhir Mei. Pasar menilai kandidat pengganti cenderung lebih “dovish” dan memangkas suku bunga lebih agresif; trader memperkirakan dua kali pemangkasan tahun ini, sementara proyeksi internal The Fed cenderung lebih hati-hati. Di sisi lain, dolar Australia dan Selandia Baru membuka tahun dengan nada positif: AUD naik tipis ke $0,66805 (setelah hampir +8% di 2025), sementara NZD bertahan di $0,5755 usai mencetak kenaikan spekulasi sekitar 3%.

5 poin penting

- Dolar start 2026 lemah setelah 2025 turun tajam.

- Euro $1,1752 (+13,5% 2025) & sterling $1,3474 (+7,7%) jadi pemenang besar.

- Yen 156,74 dekat level lemah 10 bulan; risiko intervensi Jepang masih menghantui.

- Indeks dolar sekitar 98,243, turun 9,4% di 2025 (terburuk 8 tahun).

- Pasar menanti data tenaga kerja AS dan pengganti Powell—kunci arah suku bunga & dolar.(asd)

Sumber: Newsmaker.id

Related News

US DOLLAR

Dollar Sedikit Melemah Setelah Pulih

Dolar memangkas kenaikan hari Senin (12/05), dengan para pedagang tidak yakin bahwa lonjakannya baru-baru ini di balik mereda...

13 May 2025 15:52
US DOLLAR

Dolar Nunggu Sinyal The Fed

Indeks dolar (DXY) bergerak stabil di atas 98 pada Rabu, tapi masih bertahan dekat level terendah dalam lebih dari dua bulan....

17 December 2025 09:14
US DOLLAR

Dolar AS Tutup Tahun Terbaik Sejak 2015 dengan Bias Bullish

Dolar membukukan penurunan moderat pada hari terakhir tahun ini, yang terbaik dalam hampir satu dekade, karena opsi jangka pa...

31 December 2024 17:05
US DOLLAR

Dolar Terus Turun

Indeks dolar jatuh ke 100,3 pada hari Rabu (14/5), semakin merosot dari level tertinggi satu bulan yang dicapai pada hari Sen...

14 May 2025 17:16
BIAS23.com NM23 Ai